Jakarta Office
0812 9789 7859
0877 7739 2017
Surabaya Office
0878 5565 5699
0813 1898 3883
Medan Office
0852 8110 1081
0813 1888 5166
Makassar Office
0813 9999 5089
Batam Office
0852 8110 1081
Bahasa
  • ID
  • Eng
  • Thai
  • CN
Kisah Pasien

Mereka berasal dari berbagai negara di seluruh dunia yang pernah mengalami penderitaan yang sama akibat kanker. Namun, kini, dengan pengobatan minimal invasif yang efektif dan layanan berkualitas tinggi dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, mereka telah mendapatkan kembali kesehatannya dan menjadi penyintas kanker. Di sini, mereka berbagi pengalaman dan kehangatan anti kanker kepada semua orang.

Cari
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/20/1-114145285.jpg
kanker pankreas
Andreas Dwi Endy Kusindiarto
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Tahun 2021 merupakan tahun terberat dalam hidup Endy, seorang warga Surabaya, Indonesia. Saat itu, ia berusia 52 tahun dan kondisi kesehatannya selama ini cukup baik, namun ia mulai merasakan ketidaknyamanan ringan di bagian atas perut. Awalnya ia mengira hanya gangguan pencernaan biasa dan tidak terlalu memperhatikannya. Namun hasil pemeriksaan di rumah sakit setempat membuatnya dan keluarga terdiam seketika—ditemukan lesi massa di ekor pankreas yang telah menginvasi limpa. Dokter segera meny
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/20/1-113549500.jpg
Kanker esofagus
Mohammad Sofi Saleh
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Bahkan Seteguk Air pun Sulit Ditelan, Siapa yang Memahami Keputusasaan Penderita Kanker Stadium Lanjut? Mohammad Sofi Saleh, pria 41 tahun asal Pulau Madura, Indonesia, yang awalnya menjalani kehidupan tenang, tiba-tiba mengalami gangguan menelan yang mengubah hidupnya secara drastis. Awalnya ia merasakan nyeri menusuk di dada dan kesulitan menelan saat makan, hingga akhirnya bahkan seteguk air pun sulit ditelan. Setiap kali menelan terasa seperti ada jarum yang tersangkut di tenggorokan, dan se
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/20/1-113033557.png
Tumor ganas di regio inguinalis kanan
Tn.Chen
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
April 2026, setelah enam siklus terapi intervensi minimal invasif terintegrasi, kondisi pasien asal Indonesia berusia 81 tahun, Tn. Chen, menunjukkan perbaikan yang signifikan. Evaluasi PET-CT menunjukkan: lesi primer di area selangkangan kanan mengalami penyusutan yang jelas dengan penurunan aktivitas metabolik yang signifikan, lesi metastasis pada beberapa kelenjar getah bening juga menyusut dan jumlahnya berkurang. Secara keseluruhan, hasil evaluasi terapi mencapai respons parsial (PR). 1. Ke
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/20/1-112048256.jpg
Liposarkoma
Tina Husin
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Pada tahun 2017, Tina Husin dari Medan mulai menyadari perutnya perlahan membesar tanpa sebab yang jelas. Saat itu, ia sama sekali tidak menyangka bahwa perjuangannya melawan “liposarkoma” akan berlangsung selama delapan tahun penuh. Dari dua kali operasi besar hingga tumor yang terus kambuh, perjalanan mencari pengobatan yang dijalaninya penuh dengan kesulitan dan tantangan. Barulah pada tahun 2025, ketika ia datang ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, kisah tentang bagaimana ia memulai hid
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/19/1-112751240.jpg
Kanker saluran air mata
Lusiana
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Menolak “Menukar Penglihatan dengan Nyawa”: ketika Mempertahankan Penglihatan Terasa Mustahil Kisah saya bermula dari pembengkakan kecil yang tampaknya sepele pada mata kiri saya. Awalnya, saya mengira itu hanya peradangan biasa. Di Jakarta, dokter memberi saya antibiotik selama satu minggu, tetapi benjolan itu sama sekali tidak mengecil. Hasil CT scan kemudian datang seperti pukulan berat — tumor. Biopsi lanjutan memastikan bahwa itu adalah jenis kanker ganas langka, yaitu kanker saluran
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-171313120.jpg
Kanker serviks
Fey
IndonesiaKelangsungan hidup 9 th
Semoga surat ini bagaikan hembusan angin pegunungan yang hangat, membawa harapan dan kekuatan, serta dengan lembut menyentuh hati kalian. Sembilan tahun lalu, saya didiagnosis menderita kanker serviks stadium IV. Tumor telah menyebar ke hati, rektum, dan kandung kemih. Dulu saya pernah menjadi seorang pelari maraton yang berlomba di seluruh dunia, namun tiba-tiba saya bahkan merasa takut untuk berdiri. Namun hari ini, saya dapat membagikan kisah saya justru karena saya bertemu dengan Anda semua—
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-1704446.png
Dedi Irwan Sugianto
IndonesiaKelangsungan hidup 12 th
Pada 28 Oktober 2025, seorang anggota keluarga yang telah lama tidak berkunjung, kembali menapakkan kaki di Modern Cancer Hospital Guangzhou—Dedi Irwan Sugianto dari Jember, Indonesia. Sudah genap dua belas tahun sejak ia berhasil mengalahkan limfoma Hodgkin. Ketika ia kembali memasuki rumah sakit yang pernah memberinya kehidupan baru, di tangannya tergenggam foto-foto lamanya bersama para dokter dan perawat, sementara matanya berkilau dengan air mata dan senyum. Momen itu bukan hanya sebuah p
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-165347850.jpg
Kanker usus
Nurdin
IndonesiaKelangsungan hidup 8 th
Delapan tahun lalu, ia terbang dari Provinsi Riau, Indonesia, menuju Tiongkok, hanya membawa setumpuk tebal rekam medis dan segudang tanda tanya penuh kecemasan;Delapan tahun kemudian, ia kembali menginjak tanah yang familiar ini dengan tubuh yang sehat dan senyum yang hangat—Modern Cancer Hospital Guangzhou. “Delapan tahun telah berlalu, saya masih penuh semangat. Ini bukan hanya keajaiban medis, tetapi juga kekuatan hati manusia.” — Nurdin Tahun 2017 ketika Dinyatakan “Tidak Ada Hara
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-164828937.jpg
Kanker nasofaring
Lukman Holy
IndonesiaKelangsungan hidup 3 th
Pada 28 Oktober 2025, di lokasi acara reuni penyintas kanker di Modern Cancer Hospital Guangzhou, seorang pria lansia asal Indonesia yang tampak penuh semangat menarik perhatian banyak orang. Ia adalah Lukman Holy, 73 tahun, seorang pejuang yang telah bertahun-tahun melawan kanker nasofaring. Berdiri di aula rumah sakit yang sudah familiar baginya, matanya berkilau penuh kegembiraan. “Bisa kembali ke tempat yang membuat saya menemukan hidup baru ini, rasa syukur di hati saya sulit diungkapkan
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-164302697.jpg
Kanker Paru
Elang Mochamad Haeruddin
IndonesiaKelangsungan hidup 10 th
"Alhamdulillah! Ketika orang di seberang telepon memberi tahu bahwa saya diundang kembali ke rumah sakit, saya sampai mengecek berkali-kali—ternyata benar! Saya sangat bersemangat!” Di depan kamera, Elang Mochamad Haeruddin tersenyum cerah dengan suara lantang. Siapa sangka, pria penuh energi yang gemar bersepeda di pegunungan dan main golf ini pernah didiagnosis kanker paru stadium II sepuluh tahun lalu? Hari ini, sepuluh tahun kemudian, ia kembali ke Modern Cancer Hospital Guangzhou sebaga
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/05/13/1-163449895.jpg
Myeloma
Agus Suhaemi
IndonesiaKelangsungan hidup 10 th
Sepuluh tahun lalu, sebuah surat diagnosis multiple myeloma membuat Agus Suhaemi dari Jakarta, Indonesia, merasa kehilangan arah tentang masa depannya. Sepuluh tahun kemudian, ketika ia kembali ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, kehangatan yang familiar menyambutnya seperti pulang ke rumah. Dalam kunjungan kali ini, ia dengan gembira mendapati bahwa rumah sakit telah menyempurnakan berbagai fasilitas RS, seperti ruang ibadah dan menu halal. Penghormatan lintas budaya ini membuat seorang Muslim
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2026/04/03/1-152405173.jpg
Kanker paru
Anton Leonard Tobing
Indonesia Kelangsungan hidup 1 th
Pada Maret 2025, pasien mengalami demam, dan gejalanya membaik setelah perawatan anti-inflamasi. Satu minggu kemudian ditemukan massa di leher bagian kanan, tanpa nyeri. Pemeriksaan CT bagian leher menunjukkan pembesaran kelenjar getah bening. Pada 8 Mei 2025 dilakukan biopsi kelenjar getah bening leher, hasilnya menunjukkan kemungkinan adenokarsinoma metastatik, kemungkinan berasal dari kanker paru non-sel kecil. Pasien belum menjalani pengobatan antikanker apa pun. Baru-baru ini massa di leher semakin membesar. Untuk pengobatan lebih lanjut, pasien datang ke rumah sakit kami pada 30 Mei 2025. Diagnosis patologi: adenokarsinoma paru metastatik. Setelah menjalani pengobatan komprehensif minimal invasif, hingga Agustus 2025 tumor pasien mengecil dan penanda tumor kembali ke tingkat normal.
Kanker Prostat
Hendrik Chandra Tjhan
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Ketika Hendrik Chandra Tjhan, 58 tahun, didiagnosis menderita kanker prostat tanpa gejala apa pun, yang ia takuti bukan hanya penyakitnya, tetapi juga kehilangan martabatnya sebagai seorang pria. Setelah menjalani Brachytherapy Minimal Invasif di Tiongkok, tumor berukuran 2,6×3×2cm hampir sepenuhnya menghilang. “Hal yang paling saya syukuri adalah, tidak ada komplikasi. Saya tetaplah diri saya yang utuh.” Pengobatan tersebut tidak hanya menyingkirkan kanker, tetapi juga menjaga martabat dan perannya dalam keluarga.
https://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/11/21/1-154012658.jpg
Kanker paru
Filipina
FilipinaKelangsungan hidup 1 th
Pada bulan April 2025, pasien didiagnosis menderita kanker paru sel kecil dengan tumor di paru kanan berukuran 8,1×5,9×7,8cm. Setelah menjalani pengobatan integratif Timur dan Barat di rumah sakit kami, yang berfokus pada embolisasi intervensi, ukuran tumor mengecil sekitar 60%, menjadi 3,6×4cm. Setelah siklus terapi keempat, evaluasi menunjukkan hasil PR (Respons Parsial). Saat ini, gejala batuk berdahak dan sesak napas telah banyak membaik, dan pasien tidak lagi memerlukan alat bantu oksigen, mampu bernapas dengan stabil secara mandiri.
Kanker payudara
Lazzat
KazakhstanKelangsungan hidup 1 th
Berdiri di Tepi Jurang Kehidupan, Ia Menolak Menyerahkan Kedaulatan atas Tubuhnya Saat hidup dihadapkan pada pilihan, ia berkata: “Saya tidak akan merelakan payudara saya,juga tidak akan melepaskan harapan untuk tetap hidup.” Lazzat adalah seorang pengacara wanita terkenal berusia 47 tahun dari Kazakhstan, Di pengadilan, ia tampil dengan percaya diri dan tenang,berjuang tanpa henti demi hak-hak kliennya. Selama bertahun-tahun, ia menjalani ritme kerja yang sangat intens dan terbiasa mengabai
Kanker payudara
Evelina Dian Mayasari
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Evelina Dian Mayasari, pasien kanker payudara stadium lanjut asal Indonesia, menderita tumor metastasis di hati sebesar 16cm. Enzim hatinya 10 kali lipat di atas normal sehingga tidak memungkinkan menjalani kemoterapi. Ia hanya bisa makan satu sendok per hari dan berada di ambang keputusasaan. Setelah tiba di rumah sakit kami, tim MDT merumuskan pengobatan Minimal Invasif komprehensif: terapi perlindungan hati, Intervensi, dan Terapi target. Setelah dua kali pengobatan presisi, tumor hati menyusut menjadi 2cm. Ia mendapatkan kembali nafsu makan dan vitalitasnya, hingga teman-temannya terkejut dan mengatakan, “Ia tidak terlihat seperti pasien.” Dengan penuh haru, ia berkata: "Pengobatan dan mentalitas harus seirama seperti dansa tango—di sinilah harapan hidup saya kembali menyala."
https://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/09/04/1-160032580.jpg
kanker kandung kemih
Lek
ThailandKelangsungan hidup 1 th
“Saya telah berjuang melawan kanker di Thailand selama 5 tahun. Kemoterapi dan operasi membuat tubuh saya rusak parah. Penyakitku kadang membaik sedikit, tapi secara keseluruhan semakin memburuk. Keadaan saya begitu parah sampai hanya bisa terbaring di tempat tidur, setiap hari seperti menunggu ajal. Datang ke Tiongkok untuk mencoba pengobatan adalah harapan terakhir saya,” ujar Paman Lek (nama samaran) dengan nada emosional saat menceritakan kisah perjuangannya melawan kanker. Paman Lek, pria berusia 63 tahun asal Thailand, datang ke rumah sakit kami pada Februari 2025 untuk menjalani pemeriksaan. Ia didiagnosis kanker kandung kemih dengan beberapa metastasis pascaoperasi, kondisi tumor di paru cukup serius.
http://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/09/04/1-151356847.jpg
Kanker paru
ANG HERYANTO
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Nama saya Hery (nama samaran), asal Indonesia. Tahun ini saya berusia 75 tahun dan saya adalah seorang pasien kanker paru. Saat mengetahui bahwa saya mengidap kanker, saya merasa takut dan tak berdaya. Untungnya, saya bertemu dengan tim medis yang penuh perhatian, yang merancang rencana pengobatan Minimal Invasif terintegrasi yang sesuai untuk saya. Saya juga bersyukur karena keluarga saya selalu memberikan perhatian dan dukungan sepenuh hati. Sepanjang perjalanan ini, tantangan apa pun yang saya hadapi, mereka selalu menggenggam tangan saya erat-erat.
https://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/09/04/1-144648712.jpg
Kanker payudara
Yip Woon Thing
MalaysiaKelangsungan hidup 2 th
Yip Woon Thing, berasal dari Malaysia, seorang pasien kanker payudara stadium IV. Setelah didiagnosis pada awal tahun 2025, tumornya membesar hingga mengalami ulserasi, sementara pengobatan di RS setempat tidak menunjukkan hasil. Pada akhir Maret, ia datang ke Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk menjalani pengobatan Minimal Invasif yang terintegrasi. Dua bulan kemudian, kondisinya membaik dan tumornya terus menyusut.
https://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/08/20/1-16495477.jpg
Kanker Usus
Rosita Nurhajati
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Pasien asal Indonesia bernama Rosita Nurhajati, berusia 87 tahun, mengalami penyebaran tumor usus besar ke ujung vagina yang tersisa dan dinding belakang kandung kemih, sehingga kondisinya cukup rumit. Pada Februari 2025, beliau menjalani Brachytherapy Minimal Invasif di Modern Cancer Hospital Guangzhou. Setelah pengobatan, ukuran tumor mengecil dari 3,7×5,4cm menjadi 2,4cm, dan tiga bulan kemudian hilang sepenuhnya tanpa efek samping yang jelas. Kondisi keseluruhannya pun mengalami perbaikan yang signifikan.
https://img.asiancancer.com/uploads/allimg/indonesia/2025/08/20/1-164057401.jpg
Kanker payudara
Lorraine
AustraliaKelangsungan hidup 1 th
Lorraine, berasal dari Australia, adalah seorang pasien kanker payudara. Setelah didiagnosis, penyakitnya berkembang dengan cepat dan cukup parah, hingga para dokter di negaranya tidak mampu lagi memberikan solusi. Namun, setelah menjalani pengobatan minimal invasif integratif di Modern Cancer Hospital Guangzhou, kondisinya terus menunjukkan perbaikan yang signifikan.
Form IconHubungi Kami
Nama:
Diagnosis*
Nomor Telp*
Hasil pemeriksaan*
Kantor Perwakilan
Kisah Pasien

Mereka berasal dari berbagai negara di seluruh dunia yang pernah mengalami penderitaan yang sama akibat kanker. Namun, kini, dengan pengobatan minimal invasif yang efektif dan layanan berkualitas tinggi dari Modern Cancer Hospital Guangzhou, mereka telah mendapatkan kembali kesehatannya dan menjadi penyintas kanker. Di sini, mereka berbagi pengalaman dan kehangatan anti kanker kepada semua orang.

Berkat Intervensi, setelah kanker Stadium 4, saya bisa melanjutkan hidup dengan baik
Berkat Intervensi, setelah kanker Stadium 4, saya bisa melanjutkan hidup dengan baik
"Saya percaya, semua yang terjadi dalam hidup saya adalah atas seijin Tuhan. Dan jika Tuhan mengijinkan hal tersebut terjadi, artinya ada sesuatu yang bisa saya pelajari dari kejadian tersebut, sehingga bisa membuat saya menjadi pribadi yang lebih bai
Tumor 10cm Menghilang, Pengobatan Minimal Invasif Membantunya Menaklukkan Kanker Rektum
Tumor 10cm Menghilang, Pengobatan Minimal Invasif Membantunya Menaklukkan Kanker Rektum
“Sangat sedikit dokter lokal di Indonesia, dan jarang dapat bertemu mereka. Namun di St. Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou, saya dapat menemukan dokter 24jam, dan rumah sakit memberi saya pelayanan medis yang komprehensif, baik dari rancanga
Cari
Dari 3,6cm Menjadi 1cm: Terapi Intervensi Minimal Invasif Membantu Melawan Kanker Pankreas
kanker pankreas
Andreas Dwi Endy Kusindiarto
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Tahun 2021 merupakan tahun terberat dalam hidup Endy, seorang warga Surabaya, Indonesia. Saat itu, ia berusia 52 tahun dan kondisi kesehatannya selama ini cukup baik, namun ia mulai merasakan ketidaknyamanan ringan di bagian atas perut. Awalnya ia mengira hanya gangguan pencernaan biasa dan tidak terlalu memperhatikannya. Namun hasil pemeriksaan di rumah sakit setempat membuatnya dan keluarga terdiam seketika—ditemukan lesi massa di ekor pankreas yang telah menginvasi limpa. Dokter segera meny
Selengkapnya
Pria Indonesia Usia 41 Tahun Didiagnosis Kanker Esofagus Stadium Lanjut, Menjalani Dua Kali Terapi Mi
Kanker esofagus
Mohammad Sofi Saleh
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Bahkan Seteguk Air pun Sulit Ditelan, Siapa yang Memahami Keputusasaan Penderita Kanker Stadium Lanjut? Mohammad Sofi Saleh, pria 41 tahun asal Pulau Madura, Indonesia, yang awalnya menjalani kehidupan tenang, tiba-tiba mengalami gangguan menelan yang mengubah hidupnya secara drastis. Awalnya ia merasakan nyeri menusuk di dada dan kesulitan menelan saat makan, hingga akhirnya bahkan seteguk air pun sulit ditelan. Setiap kali menelan terasa seperti ada jarum yang tersangkut di tenggorokan, dan se
Selengkapnya
Dari Keputusasaan hingga Respons Parsial (PR): Bagaimana Lansia 81 Tahun Stadium IVB Kembali Mengambi
Tumor ganas di regio inguinalis kanan
Tn.Chen
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
April 2026, setelah enam siklus terapi intervensi minimal invasif terintegrasi, kondisi pasien asal Indonesia berusia 81 tahun, Tn. Chen, menunjukkan perbaikan yang signifikan. Evaluasi PET-CT menunjukkan: lesi primer di area selangkangan kanan mengalami penyusutan yang jelas dengan penurunan aktivitas metabolik yang signifikan, lesi metastasis pada beberapa kelenjar getah bening juga menyusut dan jumlahnya berkurang. Secara keseluruhan, hasil evaluasi terapi mencapai respons parsial (PR). 1. Ke
Selengkapnya
Delapan Tahun Berjuang, Akhirnya Melihat Harapan Teknologi Minimal Invasif Integratif dan Kegigihan M
Liposarkoma
Tina Husin
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Pada tahun 2017, Tina Husin dari Medan mulai menyadari perutnya perlahan membesar tanpa sebab yang jelas. Saat itu, ia sama sekali tidak menyangka bahwa perjuangannya melawan “liposarkoma” akan berlangsung selama delapan tahun penuh. Dari dua kali operasi besar hingga tumor yang terus kambuh, perjalanan mencari pengobatan yang dijalaninya penuh dengan kesulitan dan tantangan. Barulah pada tahun 2025, ketika ia datang ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, kisah tentang bagaimana ia memulai hid
Selengkapnya
Kisah Pasien Kanker Saluran Air Mata asal Indonesia: Dari Vonis “Pengangkatan Bola Mata” hingga K
Kanker saluran air mata
Lusiana
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Menolak “Menukar Penglihatan dengan Nyawa”: ketika Mempertahankan Penglihatan Terasa Mustahil Kisah saya bermula dari pembengkakan kecil yang tampaknya sepele pada mata kiri saya. Awalnya, saya mengira itu hanya peradangan biasa. Di Jakarta, dokter memberi saya antibiotik selama satu minggu, tetapi benjolan itu sama sekali tidak mengecil. Hasil CT scan kemudian datang seperti pukulan berat — tumor. Biopsi lanjutan memastikan bahwa itu adalah jenis kanker ganas langka, yaitu kanker saluran
Selengkapnya
Kepada “Malaikat Berwujud Manusia” dalam Hidupku: Sepucuk Surat Ucapan Terima Kasih setelah 9 Tah
Kanker serviks
Fey
IndonesiaKelangsungan hidup 9 th
Semoga surat ini bagaikan hembusan angin pegunungan yang hangat, membawa harapan dan kekuatan, serta dengan lembut menyentuh hati kalian. Sembilan tahun lalu, saya didiagnosis menderita kanker serviks stadium IV. Tumor telah menyebar ke hati, rektum, dan kandung kemih. Dulu saya pernah menjadi seorang pelari maraton yang berlomba di seluruh dunia, namun tiba-tiba saya bahkan merasa takut untuk berdiri. Namun hari ini, saya dapat membagikan kisah saya justru karena saya bertemu dengan Anda semua—
Selengkapnya
Menghidupkan Kembali Kanvas Kehidupan: 12 Tahun Perjalanan Syukur dan Kebangkitan Pejuang Limfoma Sta
Dedi Irwan Sugianto
IndonesiaKelangsungan hidup 12 th
Pada 28 Oktober 2025, seorang anggota keluarga yang telah lama tidak berkunjung, kembali menapakkan kaki di Modern Cancer Hospital Guangzhou—Dedi Irwan Sugianto dari Jember, Indonesia. Sudah genap dua belas tahun sejak ia berhasil mengalahkan limfoma Hodgkin. Ketika ia kembali memasuki rumah sakit yang pernah memberinya kehidupan baru, di tangannya tergenggam foto-foto lamanya bersama para dokter dan perawat, sementara matanya berkilau dengan air mata dan senyum. Momen itu bukan hanya sebuah p
Selengkapnya
Nurdin, Pejuang Kanker Usus dari Indonesia: Dari Keputusasaan hingga Keajaiban “Kembali ke Rumah”
Kanker usus
Nurdin
IndonesiaKelangsungan hidup 8 th
Delapan tahun lalu, ia terbang dari Provinsi Riau, Indonesia, menuju Tiongkok, hanya membawa setumpuk tebal rekam medis dan segudang tanda tanya penuh kecemasan;Delapan tahun kemudian, ia kembali menginjak tanah yang familiar ini dengan tubuh yang sehat dan senyum yang hangat—Modern Cancer Hospital Guangzhou. “Delapan tahun telah berlalu, saya masih penuh semangat. Ini bukan hanya keajaiban medis, tetapi juga kekuatan hati manusia.” — Nurdin Tahun 2017 ketika Dinyatakan “Tidak Ada Hara
Selengkapnya
Menembus Kebuntuan dan Kembali ke Harapan: Perjalanan Lintas Negara Pasien Kanker Nasofaring Stadium
Kanker nasofaring
Lukman Holy
IndonesiaKelangsungan hidup 3 th
Pada 28 Oktober 2025, di lokasi acara reuni penyintas kanker di Modern Cancer Hospital Guangzhou, seorang pria lansia asal Indonesia yang tampak penuh semangat menarik perhatian banyak orang. Ia adalah Lukman Holy, 73 tahun, seorang pejuang yang telah bertahun-tahun melawan kanker nasofaring. Berdiri di aula rumah sakit yang sudah familiar baginya, matanya berkilau penuh kegembiraan. “Bisa kembali ke tempat yang membuat saya menemukan hidup baru ini, rasa syukur di hati saya sulit diungkapkan
Selengkapnya
Sepuluh Tahun Kebangkitan dari Kanker Paru: Pengobatan Minimal Invasif Membuatnya Kembali Bersepeda G
Kanker Paru
Elang Mochamad Haeruddin
IndonesiaKelangsungan hidup 10 th
"Alhamdulillah! Ketika orang di seberang telepon memberi tahu bahwa saya diundang kembali ke rumah sakit, saya sampai mengecek berkali-kali—ternyata benar! Saya sangat bersemangat!” Di depan kamera, Elang Mochamad Haeruddin tersenyum cerah dengan suara lantang. Siapa sangka, pria penuh energi yang gemar bersepeda di pegunungan dan main golf ini pernah didiagnosis kanker paru stadium II sepuluh tahun lalu? Hari ini, sepuluh tahun kemudian, ia kembali ke Modern Cancer Hospital Guangzhou sebaga
Selengkapnya
Perjalanan Pulang Sepuluh Tahun: Menembus Badai, Ia Kembali ke ‘Rumah’ dalam Perjalanan Melawan K
Myeloma
Agus Suhaemi
IndonesiaKelangsungan hidup 10 th
Sepuluh tahun lalu, sebuah surat diagnosis multiple myeloma membuat Agus Suhaemi dari Jakarta, Indonesia, merasa kehilangan arah tentang masa depannya. Sepuluh tahun kemudian, ketika ia kembali ke Modern Cancer Hospital Guangzhou, kehangatan yang familiar menyambutnya seperti pulang ke rumah. Dalam kunjungan kali ini, ia dengan gembira mendapati bahwa rumah sakit telah menyempurnakan berbagai fasilitas RS, seperti ruang ibadah dan menu halal. Penghormatan lintas budaya ini membuat seorang Muslim
Selengkapnya
Dengan gabungan “Intervensi" dan "Microwave Ablation", Lesi Metastasis Kanker Paru Stadium La
Kanker paru
Anton Leonard Tobing
Indonesia Kelangsungan hidup 1 th
Pada Maret 2025, pasien mengalami demam, dan gejalanya membaik setelah perawatan anti-inflamasi. Satu minggu kemudian ditemukan massa di leher bagian kanan, tanpa nyeri. Pemeriksaan CT bagian leher menunjukkan pembesaran kelenjar getah bening. Pada 8 Mei 2025 dilakukan biopsi kelenjar getah bening leher, hasilnya menunjukkan kemungkinan adenokarsinoma metastatik, kemungkinan berasal dari kanker paru non-sel kecil. Pasien belum menjalani pengobatan antikanker apa pun. Baru-baru ini massa di leher semakin membesar. Untuk pengobatan lebih lanjut, pasien datang ke rumah sakit kami pada 30 Mei 2025. Diagnosis patologi: adenokarsinoma paru metastatik. Setelah menjalani pengobatan komprehensif minimal invasif, hingga Agustus 2025 tumor pasien mengecil dan penanda tumor kembali ke tingkat normal.
Selengkapnya
Terapi Kombinasi Minimal Invasif Pada Pasien Kanker Kolorektal Stadium 4 Yang Tidak Memiliki Harapan
Kanker Usus Besar
Bunchuan Chaemdi
ThailandKelangsungan hidup 12 th
Bunchuan Chaemdi adalah seorang pasien asal Thailand, pada tahun 2012 ia terdiagnosa kanker usus besar. Setelah menjalani operasi dan kemoterapi selama beberapa tahun, kondisinya semakin parah, mencapai stadium 4 dan ada banyak penyebaran. Pada April
Selengkapnya
Brachytherapy Minimal Invasif, Menjaga Martabat dan Memberikan Harapan Baru bagi Pasien Kanker Prosta
Kanker Prostat
Hendrik Chandra Tjhan
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Ketika Hendrik Chandra Tjhan, 58 tahun, didiagnosis menderita kanker prostat tanpa gejala apa pun, yang ia takuti bukan hanya penyakitnya, tetapi juga kehilangan martabatnya sebagai seorang pria. Setelah menjalani Brachytherapy Minimal Invasif di Tiongkok, tumor berukuran 2,6×3×2cm hampir sepenuhnya menghilang. “Hal yang paling saya syukuri adalah, tidak ada komplikasi. Saya tetaplah diri saya yang utuh.” Pengobatan tersebut tidak hanya menyingkirkan kanker, tetapi juga menjaga martabat dan perannya dalam keluarga.
Selengkapnya
Pasien Kanker Paru dari Kesulitan Bernapas hingga Mendapatkan Kehidupan Baru: Keajaiban Melawan Kanke
Kanker paru
Filipina
FilipinaKelangsungan hidup 1 th
Pada bulan April 2025, pasien didiagnosis menderita kanker paru sel kecil dengan tumor di paru kanan berukuran 8,1×5,9×7,8cm. Setelah menjalani pengobatan integratif Timur dan Barat di rumah sakit kami, yang berfokus pada embolisasi intervensi, ukuran tumor mengecil sekitar 60%, menjadi 3,6×4cm. Setelah siklus terapi keempat, evaluasi menunjukkan hasil PR (Respons Parsial). Saat ini, gejala batuk berdahak dan sesak napas telah banyak membaik, dan pasien tidak lagi memerlukan alat bantu oksigen, mampu bernapas dengan stabil secara mandiri.
Selengkapnya
Menolak Mastektomi, Bertekad Menjaga Keutuhan: Perjuangan Lintas Negara Seorang Pengacara Kazakhstan
Kanker payudara
Lazzat
KazakhstanKelangsungan hidup 1 th
Berdiri di Tepi Jurang Kehidupan, Ia Menolak Menyerahkan Kedaulatan atas Tubuhnya Saat hidup dihadapkan pada pilihan, ia berkata: “Saya tidak akan merelakan payudara saya,juga tidak akan melepaskan harapan untuk tetap hidup.” Lazzat adalah seorang pengacara wanita terkenal berusia 47 tahun dari Kazakhstan, Di pengadilan, ia tampil dengan percaya diri dan tenang,berjuang tanpa henti demi hak-hak kliennya. Selama bertahun-tahun, ia menjalani ritme kerja yang sangat intens dan terbiasa mengabai
Selengkapnya
Dari Ambang Kematian Menuju Kehidupan Baru: Perjalanan Seorang Ibu Indonesia Melawan Kanker Payudara
Kanker payudara
Evelina Dian Mayasari
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Evelina Dian Mayasari, pasien kanker payudara stadium lanjut asal Indonesia, menderita tumor metastasis di hati sebesar 16cm. Enzim hatinya 10 kali lipat di atas normal sehingga tidak memungkinkan menjalani kemoterapi. Ia hanya bisa makan satu sendok per hari dan berada di ambang keputusasaan. Setelah tiba di rumah sakit kami, tim MDT merumuskan pengobatan Minimal Invasif komprehensif: terapi perlindungan hati, Intervensi, dan Terapi target. Setelah dua kali pengobatan presisi, tumor hati menyusut menjadi 2cm. Ia mendapatkan kembali nafsu makan dan vitalitasnya, hingga teman-temannya terkejut dan mengatakan, “Ia tidak terlihat seperti pasien.” Dengan penuh haru, ia berkata: "Pengobatan dan mentalitas harus seirama seperti dansa tango—di sinilah harapan hidup saya kembali menyala."
Selengkapnya
Kisah Inspiratif Perjuangan Melawan Kanker di Usia 87 Tahun: Brachytherapy Minimal Invasif Mengubah T
Kanker Usus
Rosita Nurhajati
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Pasien asal Indonesia bernama Rosita Nurhajati, berusia 87 tahun, mengalami penyebaran tumor usus besar ke ujung vagina yang tersisa dan dinding belakang kandung kemih, sehingga kondisinya cukup rumit. Pada Februari 2025, beliau menjalani Brachytherapy Minimal Invasif di Modern Cancer Hospital Guangzhou. Setelah pengobatan, ukuran tumor mengecil dari 3,7×5,4cm menjadi 2,4cm, dan tiga bulan kemudian hilang sepenuhnya tanpa efek samping yang jelas. Kondisi keseluruhannya pun mengalami perbaikan yang signifikan.
Selengkapnya
Seorang Gadis Menghadapi Penyakit Kanker Dengan Senyuman
kanker parotis
CHAN PUI LING
MalaysiaKelangsungan hidup 8 th
Chen Peiling berasal dari Malaysia, pada tahun 2015 ia terdiagnosa kanker parotis, setelah menjalani dua kali operasi, kankernya menyebar ke jaringan kelopak mata bagian bawah. Untuk menyelamatkan matanya, ia datang ke St. Stamford Modern Cancer Hospi
Selengkapnya
Melintasi Lautan Melawan Kanker, Metode Minimal Invasif Menjadi Penuntun: Dari Jurang Keputusasaan Me
kanker kandung kemih
Lek
ThailandKelangsungan hidup 1 th
“Saya telah berjuang melawan kanker di Thailand selama 5 tahun. Kemoterapi dan operasi membuat tubuh saya rusak parah. Penyakitku kadang membaik sedikit, tapi secara keseluruhan semakin memburuk. Keadaan saya begitu parah sampai hanya bisa terbaring di tempat tidur, setiap hari seperti menunggu ajal. Datang ke Tiongkok untuk mencoba pengobatan adalah harapan terakhir saya,” ujar Paman Lek (nama samaran) dengan nada emosional saat menceritakan kisah perjuangannya melawan kanker. Paman Lek, pria berusia 63 tahun asal Thailand, datang ke rumah sakit kami pada Februari 2025 untuk menjalani pemeriksaan. Ia didiagnosis kanker kandung kemih dengan beberapa metastasis pascaoperasi, kondisi tumor di paru cukup serius.
Selengkapnya
Harapan dari Metode Minimal Invasif & Kehangatan di Telapak Tangan: Saya Mengandalkan Dua Hal Ini
Kanker paru
ANG HERYANTO
IndonesiaKelangsungan hidup 1 th
Nama saya Hery (nama samaran), asal Indonesia. Tahun ini saya berusia 75 tahun dan saya adalah seorang pasien kanker paru. Saat mengetahui bahwa saya mengidap kanker, saya merasa takut dan tak berdaya. Untungnya, saya bertemu dengan tim medis yang penuh perhatian, yang merancang rencana pengobatan Minimal Invasif terintegrasi yang sesuai untuk saya. Saya juga bersyukur karena keluarga saya selalu memberikan perhatian dan dukungan sepenuh hati. Sepanjang perjalanan ini, tantangan apa pun yang saya hadapi, mereka selalu menggenggam tangan saya erat-erat.
Selengkapnya
Form IconHubungi Kami
Nama:
Nomor Telp*
Diagnosis*
Hasil pemeriksaan*
Kantor Perwakilan
Jakarta Office
0812 9789 7859
0877 7739 2017
Surabaya Office
0878 5565 5699
0813 1898 3883
Medan Office
0852 8110 1081
0813 1888 5166
Makassar Office
0813 9999 5089
Batam Office
0852 8110 1081
moblie whatapp icon
line
Jakarta Office
Surabaya Office
Medan Office
Makassar Office
Konsultasi
WA